HABAR KON BMR

SELAMAT DATANG di Berita Online HABAR KON BMR Kami Lihat,Kami Dengar,Kami Beritakan
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Oktober 2017

MUSA BIN ABU HANAFI SEORANG BOCAH YANG MEMBANGGAKAN BANGSANYA


Habar kon BMR – Masih kenalkah dengan seorang Hafidz cilik yang bernama Musa bin Abu Hanafi, Bocah dari Bangka yg berhasil meraih Juara 1 Hafidz Indonesia 2014 dan kemarin berhasil meraih juara 3 Musabaqah Hifzil Al-Qur'an di Mesir, mengalahkan 80 peserta dari 60 Negara, Masya Allah banget kan..?

Sudah hafal Al-Qur'an di saat usianya belum genap 6 thn, dan sekarang Musa sudah hafal 'Umdatul Ahkam, Arbain Nawawi, Arbain hadits Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat, dan telah selesai Durusul Lughoh, Juara 1 hafidz Indonesia 2014, berhasil mencatatkan namanya pada rekor MURI sebagai hafidz termuda, bahkan bukan saja terbaik se-Indonesia.. tapi juga terbaik se-Dunia dalam kompetisi penghafal al- Quran, dan in syaa Allah terbaik juga di akhirat nantinya,amin ya Robb.

Itulah dia Musa..
Seorang putra terbaik bangsa Indonesia yang membuat bangga orang tua dan juga membuat bangga umat islam, serta bangsa Indonesia yang di wakilinya.

Tetesan air mata kagum dan haru, bukan saja dari penonton, dan peserta tapi juga dari syeikh-syeikh yang menjadi penguji kelas dunia dan sekaligus  menjadi juri di ajang itu.

Mereka berlomba berfoto dan mencium kepalanya Musa.. sebagai tanda takzim, bahkan Presiden Mesir akan memberi penghargaan khusus  kepada Musa yang meraih juara 3 musabaqah Hifzil Al-quraan ini.

Teruslah berkarya dan berprestasilah Musa, kami berharap padamu, harapan didunia dan akhirat sebagai barisan penjaga Al-Qur'an dan penjaga kalam Allah, Semoga Allah selalu menjaga dan merahmatimu,amin.

Sumber: Trisna Fadliyah

Rabu, 20 September 2017

IDOLAKANLAH NABI MUHAMMAD SAW PADA DIRI KITA,BUKAN MENGIDOLAKAN YANG LAIN





Habar Kon BMR - Ketika Pembaca terluka dan mempermalukan idola Anda, artis idola Anda berpikir dan peduli dengan situasi Anda?
Tapi berbeda dengan Nabi Muhammad SAW, ketika kita lupa kepadanya, ketika kita sering menyakiti hatinya dengan ketidaktaatan terhadap peraturannya tapi dia masih ingat dan mencintai kita sampai dia hidup.

Hal ini diceritakan dalam hadis Nabi saat Nabi bertanya kepada Malaikat Jibril tentang tingkat neraka, maka Gabriel menjawab dengan sangat jelas tentang tingkat neraka dan penghuninya. Tapi setelah Gabriel menyebut jendral tingkat enam Gabriel diam dan tidak ingin terus ke peringkat neraka sampai tujuh, maka Nabi bertanya 

"Jibril, mengapa tidak Anda ceritakan tentang api neraka yang ketujuh?" Jibril menjawab, "Hai nabi Muhammad, apakah Anda ingin mengetahui penghuni neraka ketujuh?" Nabi Muhammad SAW berkata "Ya ... saya ingin tahu"

Jibril "orang-orang yang memiliki dosa besar dari bangsamu mereka mati tidak punya waktu untuk bertobat kepada Allah swt.
Mendengar jawaban Jibril, Nabi Muhammad SAW melihat seketika tak sadarkan diri, ketika Nabi Muhammad SAW melihat, "Benarkah kesialanku, Benarkah di antara umatku yang berada di neraka?" Jibril menjawab, "Memang benar bangsamu yang mati dengan dosa besar" teriak Nabi dan malaikat Gabriel.

Dari hadis di atas, kita harus merenungkannya.

Pernahkah kita mengidolakan seniman yang tidak pernah mengenal kita, tidak memberi kita keuntungan dari dunia ini, maka kita lupa Rasulullah yang ribuan tahun lalu menangis dan siap membantu kita pada hari kiamat?
Semoga kita akan diakui sebagai umatNya dan di akhirat akan menerima syafaatNya ... Amin ya Robal Alamin